Berita

Rayyanah Barnawi, astronot perempuan Arab Saudi pertama yang diterbangkan ke ruang angkasa/AP

Global

Difasilitasi Pemerintah Arab Saudi, Astronot Perempuan Dikirim ke Ruang Angkasa

SENIN, 22 MEI 2023 | 13:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, astronot perempuan pertama Arab Saudi diterbangkan menuju Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ICC), pada Minggu (21/5) oleh SpaceX.

Seorang perempuan yang bekerja sebagai peneliti sains bernama Rayannah Barnawi, bersama seorang pilot pesawat tempur dari Angkatan Udara Kerajaan Saudi, Ali al-Qarni, mendapat perjalanan penerbangan sewaan yang disponsori langsung oleh pemerintah Arab Saudi.

Keduanya adalah orang pertama dari Arab Saudi yang mengendarai roket sejak seorang pangeran Saudi meluncurkan pesawat ulang-alik Discovery pada tahun 1985.


"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi semua orang," kata Barnawi sebelum penerbangan.

"(Sebelumnya) saya hanya bisa memikirkan kesempatan ini. Sekarang, jika saya dan Ali bisa melakukannya, maka mereka juga bisa melakukannya," tambahnya seperti dimuat dari ABC News.

Selain dua warga negara Arab Saudi, penerbangan ini juga diikuti oleh dua orang lainnya, yaitu mantan pengemudi dan pemilik tim balap mobil sport yang berkompetisi di Eropa, John Shoffner dari Tennessee, dan Peggy Whitson, komandan wanita pertama di stasiun tersebut.

Belum diketahui berapa besar kocek yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi dan Shoffner dalam memfasilitasi penerbangan sewaan selama 10 hari itu, akan tetapi perusahaan menyatakan harga tiket untuk masing-masing orang sebesar 55 juta dolar (Rp 819,6 miliar).

Setelah puluhan tahun menghindari wisata ruang angkasa, kini NASA siap telah melakukannya, dengan dua misi pribadi yang direncanakan dalam setahun.

Para penyewa itu nantinya akan memiliki akses ke sebagian besar stasiun ruang angkasa, saat mereka melakukan eksperimen, dan memotret bumi.

Sebelumnya, Badan Antariksa Rusia dikabarkan telah lebih dulu memulai misi pribadi itu berulang kali selama beberapa dekade.

"Tugas kami adalah memperluas apa yang kami lakukan di orbit rendah Bumi ke seluruh dunia," kata manajer program stasiun ruang angkasa NASA Joel Montalbano.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya