Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bahrain Kembali Lanjutkan Hubungan Diplomatik dengan Lebanon

SENIN, 22 MEI 2023 | 01:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah dua tahun Lebanon mengalami krisis hubungan dengan beberapa negara Teluk, kini Bahrain memutuskan untuk kembali melanjutkan hubungan diplomatiknya dengan Beirut.

Pengumuman pemulihan hubungan itu disampaikan oleh Kantor Berita Bahrain, yang disambut baik oleh Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati.

“Dalam pelaksanaan arahan kepemimpinan, Kementerian Luar Negeri mengumumkan bahwa Kerajaan Bahrain telah memutuskan untuk melanjutkan perwakilan diplomatik di tingkat duta besar dengan saudara Republik Lebanon,” kata Kantor Berita Bahrain.


Berdasarkan laporan yang dimuat JPost, Minggu (21/5), inisiatif pemulihan hubungan itu terjadi di tengah negara-negara Teluk sedang berupaya untuk memperbaiki hubungannya satu sama lain, dengan Iran, Suriah, dan kini Lebanon.

“Keputusan ini diambil untuk memperkuat hubungan persaudaraan antara kedua negara dan rakyatnya serta mempromosikan rasa saling menghormati, sesuai dengan prinsip Piagam Liga Arab, dan ketentuan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik, 1961,” tambah kantor berita itu.

Pada 2021, Bahrain mengikuti langkah Arab Saudi untuk memutuskan hubungannya dengan Lebanon, setelah Menteri Penerangan Lebanon saat itu, George Kordahi, menyebut bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) adalah agresor dalam perang di Yaman.

Komentar itu telah membuat beberapa negara marah dan memutuskan hubungannya dengan Lebanon.

Namun, Kordahi dengan cepat mengajukan pengunduran dirinya setelah komentarnya di televisi telah membuat negara itu jatuh dalam keterpurukan ekonomi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya