Berita

Ketua Umum Yayasan 98 Peduli Sangap Surbakt di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (21/5)/RMOL

Politik

Sangap Surbakti: Yayasan 98 Peduli Dilarang Berpolitik

MINGGU, 21 MEI 2023 | 21:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Yayasan 98 yang dibentuk elemen aktivis reformasi 98 dibentuk dengan tujuan tidak boleh dicampuri dengan isu politik. Yayasan itu dibentuk untuk kerja-kerja membantu rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Yayasan 98 Peduli Sangap Surbakti menegaskan dalam saat melaunching Yayasan 98 Peduli yang dihadiri sejumlah aktivis 98, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (21/5).

Meskipun isu politik sedang menghangat, terlebih di tahun pemilu ini, Sangap Surbakti menegaskan tidak mau berurusan dengan politik.


“Enggak ada urusan sama Yayasan 98 Peduli. Itu urusan pribadi, itu pilihan pribadi,” kata Sangap di lokasi.

Pihaknya menegaskan, merujuk pada AD/ART Yayasan 98 Peduli, di dalam yayasan tidak boleh ada yang mengerahkan untuk berpolitik. Meski demikian, tidak menutup ruang individu di yayasan untuk berpolitik.

“Yayasan 98 peduli sebagai sebuah yayasan itu dilarang berpolitik. Merujuk AD/ART dan hukumnya. Jadi kita pakem di situ aja,” ucapnya.

“Kalau kemudian orang-orang di luar sana mau menarik-narik kita akan tarik kembali diri kita,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya