Berita

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Narendra Modi dari India dan Perdana Menteri Kishida Fumio dari Jepang/Net

Dunia

Gedung Putih Pastikan Biden Hadir dalam Pertemuan Quad di Hiroshima

SABTU, 20 MEI 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah gagal melakukan pertemuan terjadwal di Australia, para pemimpin Quad akhirnya sepakat menggelar pertemuan di Hiroshima Jepang pada Sabtu (20/5) waktu setempat.

Gedung Putih dalam pernyataannya pada Jumat (19/5) mengatakan Presiden AS Joe Biden dipastikan hadir dalam pertemuan tersebut.

“Setelah Presiden Biden harus menunda perjalanannya ke Australia, para pemimpin Quad setuju bahwa mereka akan mengadakan pertemuan puncak mereka di Hiroshima untuk memastikan bahwa keempat pemimpin dapat berkumpul untuk menandai kemajuan Quad selama setahun terakhir," menurut pernyataan yang disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre seperti dikutip dari AFP.


"Jadi besok, selain G7, Presiden Biden akan berpartisipasi dalam pertemuan ketiga Quad Leaders secara langsung dengan Perdana Menteri Anthony Albanese dari Australia, Perdana Menteri Kishida Fumio dari Jepang, dan Perdana Menteri Narendra Modi dari India,” katanya.

Awal pekan ini, rencana pertemuan puncak para pemimpin Quad dari AS, India, Australia, dan Jepang di Sydney dibatalkan setelah Biden menarik diri dari kunjungannya karena sedang fokus dalam pembicaraan batas utang yang sedang berlangsung di Washington.

“Bersamaan dengan berbagi penilaian strategis, para pemimpin akan menyambut bentuk baru kerja sama Quad dalam teknologi digital yang aman, kabel bawah laut, pembangunan kapasitas infrastruktur, dan kesadaran domain maritim,” kata Jean-Pierre.

"Biden telah berterima kasih kepada sesama pemimpin Quad atas fleksibilitas, dan berharap untuk menjadwal ulang perjalanannya," lanjutnya.

Tak hanya batal berkunjung ke Sydney, awal pekan ini, Biden juga membatalkan rencana perjalanan bersejarah ke Papua Nugini dalam upayanya membendung pengaruh China di negara kepulauan Pasifik.

Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan pada Kamis bahwa Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Papua Nugini menggantikan Biden untuk menandatangani dua perjanjian keamanan, tentang kerja sama pertahanan dan pengawasan maritim.

Quad merupakan aliansi yang terdiri dari empat negara, yang sebelumnya digagas oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada 2007.

Banyak yang memandang aliiansi ini didirikan untuk membendung pengaruh China di kawasan Asia Pasifik, karena keempat negara anggota memiliki masalah dengan Negeri Tirai Bambu Itu. Namun, para anggota memgklaim bahwa aliansi mempunyai tujuan memperdalam hubungan di bidang ekonomi, diplomatik dan militer antar empat negara.

Setelah dibentuk, aliansi ini malah tidak bergerak. Quad justru menggeliat pada masa kepemimpinan Biden yang kemudian merapatkan barisan dengan anggota lainnya dan mengadakan pertemuan bersama pada 2021.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya