Berita

Elite Koalisi Perubahan saat melakukan pertemuan poliitk membahas Pilpes/Net

Politik

Gerakan Koalisi Perubahan Diprediksi Melambat Pasca Johnny Plate Ditahan Kejagung

KAMIS, 18 MEI 2023 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gerak persiapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) diprediksi akan tidak optimal lagi, mengingat salah satu pejabat teras Partai Nasdem, Johnny G Plate tersangkut kasus korupsi yang ada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Koalisi Perubahan tetap berjalan hanya saja, ditenggarai akan melambat gerakannya," ujar pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/5).

Salah satu tanda yang ia lihat, adalah sikap calon presiden (capres) yang diusung Partai Nasdem dan juga didukung parpol anggota KPP, Anies Baswedan, yang langsung menemui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, di hari yang sama saat Johnny Plate ditangkap.


"Anies terlihat begitu terpukul," tuturnya.

Bahkan, Efriza mendengar pernyataan Anies yang menyinggung soal intervensi politik dalam kasus Johnny Plate, yang menyatakan isu penjegalan dirinya nyapres tidak benar.

"Pernyataan-pernyataan Anies yang terlalu dini ini menunjukkan ia panik, ia tidak siap menerima konsekuensi bahwa politisi dari partai tidak semuanya bersih," katanya.

Akibat dari dinamika yang terjadi tersebut, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini memprediksi fokus Partai Nasdem akan berubah.

"Konsentrasi Surya Paloh dan Nasdem diyakini akan terkonsentrasi kepada membangun kembali keutuhan internalnya, juga menyikapi perkembangan kasus korupsi yang menyeret Sekjen Nasdem Jhonny G. Plate," demikian Efriza menambahkan. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya