Berita

Kebakaran yang melanda asrama di Selandia Baru pada Senin, 15 Mei 2023/Net

Dunia

Mencurigakan, Kebakaran Mematikan di Asrama Selandia Baru Dianggap Ada Kesengajaan

RABU, 17 MEI 2023 | 13:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kebakaran besar yang melanda asrama di Selandia Baru dianggap mencurigakan, yang diindikasi oleh polisi adanya tindak kesengajaan.

Dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, polisi Wellington pada Rabu (17/5) mengungkapkan, ada kebakaran sofa terpisah di dalam asrama, dua jam sebelum gedung itu terbakar.

"Sebagai bagian dari penyelidikan kami, kami akan berusaha untuk mengkonfirmasi hubungan antara kebakaran sofa itu dan kebakaran fatal berikutnya," kata inspektur polisi dan penjabat komandan distrik Dion Bennett dalam sebuah pernyataan.


Selain itu, menurut pengakuan dari beberapa penghuni asrama, mereka sering mendengar peringatan kebakaran palsu secara teratur dalam beberapa bulan terakhir ini sebelum kebakaran benar-benar terjadi di asrama itu.

"Alarmnya, terus menyala setiap minggu, dua kali, tiga kali, tidak ada manajemen yang baik di sana," ujar salah satu penghuni, Tala Sili.

Kejadian alarm palsu yang sering terdengar itu telah membuat para penghuni tidak menanggapi dengan serius kebakaran yang terjadi pada Senin malam, sehingga menewaskan enam orang, melukai beberapa lainnya, dan puluhan penghuni asrama sekitar 20 orang hilang.

"Saya tidak meninggalkan gedung, saya hanya pergi ke balkon dan merokok dan cukup yakin alarm itu akan dimatikan dalam dua menit kemudian," tutur penghuni asrama lainnya, Simon Hanify kepada NZ Herald.

Untuk itu, penyelidikan di tempat kejadian saat ini sedang dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak berwenang di Selandia Baru untuk mendalami kasus yang dinilai mencurigakan tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya