Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dituntut mundur dari pencapresan/Net

Politik

Dianggap Tak Punya Budaya Malu Ngaku Suka Nonton Film Dewasa, Ganjar Dituntut Mundur dari Capres 2024

RABU, 17 MEI 2023 | 13:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengakuan Ganjar Pranowo bahwa dirinya suka menonton film dewasa mengundang reaksi publik. Bahkan Gubernur Jawa Tengah itu dituntut untuk mundur dari pencapresan 2024. Karena dianggap sudah mencederai etika sebagai pejabat publik.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie berpendapat, seharusnya Ganjar sadar akan etika moral dan budaya sebagai tokoh publik.

"Budaya malu setidaknya harus dimiliki oleh setiap pemimpin," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/5).


Namun, Jerry menilai Ganjar tak punya budaya malu ketika menyampaikan kegemarannya menonton film dewasa. Terlebih dirinya sudah dideklarasikan menjadi calon presiden (capres) oleh PDI Perjuangan pada Pemilu 2024.

"Tapi Ganjar Pranowo secara gamblang justru sempat menyebut dirinya suka nonton film dewasa, di podcastnya Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu," sambung Jerry menegaskan.

Maka dari itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini meminta Ganjar untuk mundur dari pencapresan 2024.

Jerry pun memberikan satu contoh konkret di negara lain, tepatnya di Turki. Di mana Muharrem Ince memilih mengundurkan diri dari kontestasi pilpres setelah tersangkut skandal video porno dengan seorang wanita, yang tersiar di publik.

"Memang masalah moral tak bisa dipisahkan dalam dunia leadership atau kepemimpinan," tegas Jerry.

"Maka dari itu, harusnya Ganjar yang sudah viral di medsos (media sosial) suka nonton film blue ini harus mundur," tandasnya menuntut. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya