Berita

Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demak Banjir Rob Saat Ganjar Sibuk Safari Politik, Demokrat: Pak SBY Dulu Berhenti Kampanye

RABU, 17 MEI 2023 | 10:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Safari politik Gubernur Jawa Tengah sekaligus bakal calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo ke sejumlah daerah saat 15 desa di Demak, Jateng, terendam banjir rob terus menuai kritik.

Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyarankan Ganjar meniru para tokoh bangsa yang lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada pribadi.

Herzaky menuturkan, saat Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin Indonesia, ketika bencana alam terjadi di sejumlah daerah rela meninggalkan kepentingan pribadinya untuk kampanye.


“Pak SBY saja dulu memberhentikan kampanyenya ketika ada bencana melanda suatu daerah,” kata Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat, Rabu (17/5).

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat ini juga heran atas sikap Ganjar yang lebih memprioritaskan kampanye di luar daerah Jateng, yang rakyatnya tengah terkena musibah dan membutuhkan pertolongan.

“Lah, ini malah sibuk keluar provinsinya, padahal ada bencana di provinsinya,” pungkasnya.

Setelah dideklarasikan sebagai bacapres oleh PDIP beberapa waktu lalu, Ganjar Pranowo belakangan sibuk safari politik ke beberapa daerah, termasuk ke Jakarta. Padahal, ia masih menjabat Gubernur Jateng.

Pada Sabtu siang (13/5), Ganjar berkunjung ke Graha Pena 98. Kemudian, pada malam harinya Ganjar menghadiri acara halal bihalal relawan Jokowi di Hall Basket Senayan, Jakarta.

Ganjar juga menghadiri kegiatan halal bihalal bersama ribuan kepala desa (kades) se-Provinsi Jawa Barat di Bandung, pada Minggu (14/5).

Sementara, banjir rob merendam 15 desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Minggu (14/5). Bahkan sejumlah dusun dikabarkan sempat terisolir akibat luapan banjir rob tersebut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya