Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Wabah Demam Berdarah Merebak di Laos hingga Catat 2.041 Kasus

RABU, 17 MEI 2023 | 09:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terjadi lonjakan kasus demam berdarah di Laos. Terhitung sejak Januari lalu, Kementerian Kesehatan mencatat jumlah infeksi mencapai 2.041 kasus.

Menurut Pusat Informasi dan Pendidikan Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan Laos pada Selasa (16/5), telah terdeteksi 25 kasus demam berdarah baru.

"Ditambah dengan kasus baru, totalnya sepanjang awal tahun ini menjadi 2.041 kasus," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Xinhua.


Jumlah kasus demam berdarah tertinggi dilaporkan berada di provinsi Khammuan sebanyak 364 kasus, sementara 318 kasus terdeteksi di provinsi Oudomxay, dan 234 kasus di ibukota Laos, Vientiane.

Kemenkes Laos mengimbau agar warga tetap waspada dengan penyebaran demam berdarah, sebab sepekan ke depan seluruh negeri akan mengalami hujan dan badai.

"Warga diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan upaya untuk menghentikan penyebaran demam berdarah," isi peringatan Kemenkes Laos.

Selain itu, warga Laos juga diminta melakukan serangkaian tindak pencegahan penyakit demam berdarah, seperti membersihkan tempat perkembangbiakan nyamuk potensial di sekitar rumah dan tempat kerja.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya