Berita

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto usai diperiksa KPK selama 5 Jam/RMOL

Hukum

Diperiksa KPK 5 Jam, Bupati Sam Sachrul Mamonto Ingatkan Kepala Daerah Dipantau Masyarakat

SELASA, 16 MEI 2023 | 18:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai diperiksa selama lima jam, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto mengingatkan kepala daerah lainnya bahwa pejabat juga dipantau oleh masyarakat, termasuk soal harta kekayaan.

Pesan itu disampaikan langsung oleh Sachrul usai menjalani pemeriksaan klarifikasi harta kekayaan sejak pukul 12.30 WIB hingga pukul 17.35 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

"Yang ditanya harta kepemilikan, harta yang diperoleh sebelum dan sesudah. Aset kan tidak bertambah, tetap, tapi mungkin nilainya karena misalnya rumah pasti NJOP-nya naik. Terus ada kesalahan di penulisan pengisian harta," ujar Sachrul kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa sore (16/5).


Sachrul pun membenarkan bahwa dirinya diundang oleh tim Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK karena adanya pengaduan dari masyarakat.

"Betul laporan warga, artinya gini, laporan mereka itu adalah sebuah early warning system bagi kami, bukan hanya saya, tapi bagi seluruh kepala daerah, bahwa kita dipantau, dipantau bukan hanya oleh lembaga, tapi dipantau oleh masyarakat," katanya.

Dalam klarifikasi hari ini, Sachrul mengaku sudah membeberkan berkas-berkas bukti kepemilikan harta kekayaannya, termasuk sertifikat tanah.

"Sudah kita bawa semua, Iya semua (termasuk sertifikat tanah)" pungkasnya.

Dari data LHKPN, Sachrul tercatat terakhir melaporkan harta kekayaannya pada periode 2021. Di mana, harta kekayaan pada 2021 yang dimiliki Sachrul sebesar Rp 6.062.500.000 (Rp 6 miliar).

Harta tersebut terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp 2,44 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan seluas 200/200 meter persegi di Kota Manado seharga Rp 1,5 miliar, tanah dan bangunan seluas 288/80 meter persegi di Kabupaten Boltim seharga Rp 310 juta, tanah dan bangunan seluas 90/50 meter persegi di Kabupaten Boltim seharga Rp 55 juta.

Selanjutnya, tanah dan bangunan seluas 750/180 meter persegi di Kabupaten Boltim seharga Rp 305 juta, tanah seluas 10 ribu meter persegi di Kabupaten Boltim seharga Rp 120 juta, dan tanah seluas 20 ribu meter persegi di Kabupaten Boltim seharga Rp 150 juta.

Sachrul juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilair Rp 1,03 miliar. Terdiri dari mobil Toyota Hardtop Jeep tahun 1982 seharga Rp 100 juta, mobil Toyota Fortuner tahun 2016 seharga Rp 480 juta, mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2019 seharga Rp 450 juta.

Lalu, harta bergerak lainnya senilai Rp 172,5 juta, kas dan setara kas senilai Rp 2,42 miliar. Sachrul tercatat tidak memiliki utang. Sehingga total harta kekayaannya pada 2021 sebesar Rp 6.062.500.000 (Rp 6 miliar).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya