Berita

Konferensi pers terkait kondisi PMI di Myanmar/RMOL

Presisi

5 Orang PMI di Myanmar Berhasil Kabur, Minta Perlindungan ke KBRI Bangkok

SELASA, 16 MEI 2023 | 18:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lima orang pekerja migran Indonesia (PMI) yang dieksploitasi di Myanmar berhasil kabur. Mereka kini telah berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar RI (KBRI) Bangkok, Thailand.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menuturkan, semula tim penyidik yang diterbangkan ke Myanmar mendapati 20 orang, namun ternyata ada lima orang tambahan yang berhasil kabur.

“Kemudian terkait korban, pertama kali disampaikan ada 20 orang. Ternyata di KBRI di Thailand di Bangkok, kita dapatkan 5 orang. Di mana 5 orang itu sudah kabur dari perusahaan yang sama, tempat 20 orang itu disekap,” jelas Djuhandhani saat jumpa media di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/5).


Djuhandhani mengatakan, lima korban ini mendapatkan perlakuan yang sama dengan 20 PMI lainnya. Para PMI ini meminta perlindungan ke KBRI, bukan kabur dari KBRI.

“Jadi lima orang itu sudah kabur duluan dan diperlakukan dengan sama, mereka berhasil kabur sendiri dari perusahaan di mana dia disekap dan saat ini sudah berada di KBRI di Bangkok,” ucapnya.

“Jadi bukan kabur dari pengawasan KBRI ataupun dari tempat kita, tapi kabur dari perusahaan di mana dulunya dia disekap. Kabur sendiri,” tutup Djuhandhani.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya