Berita

Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengawal atlet yang berpartisipasi di even Sea Games 2023/Ist

Politik

Digadang Masuk Bursa Cawapres, Menko Muhadjir Fokus Kerja

SENIN, 15 MEI 2023 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski digadang cocok menjadi calon wakil presiden (Cawapres), tidak membuat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy besar kepala.

Muhadjir seolah tidak terpengaruh dengan maraknya dukungan terhadap dirinya masuk bursa Cawapres Pemilu 2024. Dia memilih tetap fokus bekerja pada bidang tugasnya.

Pada awal Mei lalu, mantan Plt Menpora itu menegaskan, pencalonan dirinya adalah bunga demokrasi. Muhadjir sendiri tidak pernah membuat pernyataan secara spesifik berkenaan dengan namanya masuk bursa Cawapres.


"Sebagai menteri, saya harus fokus pada tugas-tugas saya dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara," kata Muhadjir, Senin (15/5).

Sepanjang bulan Mei ini, Muhadjir banyak melakukan blusukan. Misalnya, tanggal 1 Mei dia memantau arus balik Lebaran. Aktivitas yang dia lakukan sejak sebelum Idulfitri. Hingga istri dan anak-anaknya mudik ke Madiun tanpa dirinya.

Teranyar, Muhadjir ke Kamboja untuk menyemangati kontingen Indonesia di SEA Games. Sebelumnya dia juga ke Vanuatu untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan untuk negara yang terletak di Pasific Selatan itu.

Nama Muhadjir masuk bursa Cawapres pertama kali pada tanggal 26 April 2023. Adalah Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin yang pertama kali melontarkan ide tersebut. Dia cocok berpasangan dengan Capres dari PDIP Ganjar Pranowo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya