Berita

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Musra relawan Jokowi di Istora Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Jokowi: 13 Tahun Lagi Indonesia Bisa jadi Negara Maju

SENIN, 15 MEI 2023 | 00:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo menghadiri acara puncak Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi di Istona Senaya, Jakarta, Minggu (14/5).

Banyak hal yang disampaikan Jokowi di hadapan para relawannya itu. Salah satunya bocoran soal siapa capres yang nanti harus didukung dan dimenangkan pada Pilpres 2024 mendatang.

Jokowi tidak menyebut spesifik, tapi ia membocorkan sosok yang ideal menjadi Presiden ke-8 mendatang setelah dirinya selesai masa jabatan. Sosok capres itu, pada intinya menurut Jokowi harus paham keinginan rakyat, mengetahui potensi yang dimiliki oleh bangsa ini.


Dalam mengelola negara ini, kata Jokowi dibutuhkan seorang presiden yang berpikiran sedang berkompetisi dengan negara-negara lain. Sebab Jokowi yakin kalau peluang Indonesia menyandang predikat negara maju, ada di 13 tahun mendatang.

“Peluang kita menjadi negara maju itu ada dalam 13 tahun ke depan. Ini disampaikan oleh para pakar, dalam negeri maupun luar,” tegas Jokowi di tengah relawannya.

Oleh karenanya, Jokowi mengingatkan 13 tahun ke depan haruslah dimaksimalkan untuk meraih peluang agar Indonesia bisa lepas dari status negara berkembang.

“Karena bonus demografi kita muncul di tahun 2030, dan dalam sejarah peradaban di negara-negara yang saya lihat. Kesempatannya hanya sekali. Kalau salah dan keliru, hilanglah kesempatan agar Indonesia menjadi negara maju,” pungkas Jokowi.




Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya