Berita

Fuad Bawazier/Ist

Politik

Soal Subsidi Mobil Listrik, Fuad Bawazier: Harusnya DPR Mengkritisi

MINGGU, 14 MEI 2023 | 13:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR RI harusnya mengkritisi kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengeluarkan peraturan menteri terkait pengadaan mobil listrik untuk PNS sebesar RP 960 juta.

Mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier, berpendapat, seharusnya DPR menggunakan haknya, mengkritisi kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Indonesia semakin ngawur kebijakannya, dan DPR yang seharusnya punya hak budget juga ngikut kemauan pemerintah yang sebenarnya dimotori segelintir oknum,” kata Fuad Bawazier, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/5).


“Ya karena sistemnya sudah tidak jalan dan biasa melenggang seenaknya tanpa halangan, maka kemauan pemerintah seperti subsidi mobil/motor listrik jalan begitu saja,” imbuhnya.

Fuad juga menambahkan, tidak sepatutnya pemerintah memberi subsidi untuk masyarakat kelas menengah ke atas.

“Subsidi untuk golongan berduit jalan, subsidi untuk orang kecil sering dicabut dengan berbagai alasan. Begitu pula pajak, ketika pajak orang kecil ditambah, seperti pajak makanan dan pendidikan, pajak untuk orang kaya dikurangi,”katanya.

Pemerintah saat ini, sambung dia, sudah tidak mendengar lagi jeritan dan suara rakyat kecil, dan kerap mengeluarkan kebijakan yang justru menyengsarakan rakyat.

“Suara rakyat sudah tidak didengar lagi. Kita berharap pemerintah yang tidak pro rakyat dan suka berbohong serta mengumbar janji ini cepat berakhir,” tutup Fuad Bawazier.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya