Berita

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin/Ist

Politik

Ini Penyebab Pendaftaran Bacaleg Golkar Tak Diterima KPU Kabupaten Bekasi

MINGGU, 14 MEI 2023 | 00:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih membuka pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) dari partai politik hingga 14 Mei 2024.

Partai politik yang mendaftarkan bacaleg pada Jumat (12/5) adalah Partai Amanat Nasional dan Partai Golkar.

Meski keduanya diterima, kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin, hanya PAN yang persyaratannya lengkap sehingga bisa tercetak tanda terima di aplikasi Silon. Sementara Partai Golkar belum lengkap.


"Berkas Golkar itu tidak kita terbitkan tanda terimanya, belum keluar dari Silon karena approve DPP-nya belum dimasukkan ke Silon, sama seperti PDIP. Kalau PAN sudah ada di Silon, berarti yang sudah menerima berita acara PKS, PPP, Hanura, Nasdem, dan PAN," beber Jajang, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (13/5).

Jajang menambahkan, dari 18 partai politik yang jadi kontestan Pemilu 2024, hanya beberapa partai yang telah mendaftarkan Bacaleg ke KPU Kabupaten Bekasi. Padahal batas akhir pendaftaran tinggal 1 hari lagi.

Maka dari itu, Jajang mengingatkan partai politik yang akan mendaftarkan Bacalegnya bisa memastikan berkas yang diunggah ke aplikasi Silon sudah lengkap, agar tidak merepotkan partainya karena dikejar waktu yang terbatas.

"Menurut informasi, tanggal 13 (Mei) ada empat partai politik yang daftar sisanya menumpuk di tanggal 14 (Mei). Kalau tanggal 14 tidak mengajukan sampai pukul 23.59 WIB, berarti tidak ada calegnya, partainya tidak mengajukan kita sudah tidak menerima lagi," paparnya.

"Dan kalau tanggal 14 (Mei) tanda terima tidak diberikan, berarti tidak bisa disertakan untuk dilakukan verifikasi karena tidak ada barang yang bisa diverifikasi," imbuhnya.

Partai politik telah diterima pendaftarannya dibuktikan dengan tercetaknya tanda terima dari aplikasi Silon. Selanjutnya, pada 15 Mei hingga 23 Juni 2023, KPU bakal melakukan pengecekan dokumen. Jika dirasa ada yang tidak sesuai maka pihaknya bakal melakukan klarifikasi untuk diperbaiki partai politik.

"Kita cek apakah Calegnya ada di Silon, misalnya ijazah diajukan SMA kemudian ada di Silon terus kita buka ternyata ijazahnya bukan SMA, kita meragukan. Maka kita akan klarifikasi ke Calegnya atau partai bersangkutan jadi kita minta diperbaiki," bebernya.

Jajang pun menegaskan, pendaftaran bakal calon legislatif sebenarnya bukanlah kewajiban melainkan hak dari partai politik.

"Kalau mereka ingin mendapatkan kursi di dewan ajukan calegnya, kalau mereka tidak ingin ya tidak apa-apa," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya