Berita

Pesaing utama petahana di pemilihan Turki 14 Mei mendatang, Kemal Kilicdaroglu/Net

Dunia

Jelang Pemilu Turki, Pesaing Erdogan Tuduh Rusia Lakukan Kampanye Informasi Palsu

JUMAT, 12 MEI 2023 | 19:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jelang pemilihan umum Turki, pesaing utama petahana, Kemal Kilicdaroglu mengeluarkan peringatan kepada Rusia yang dituduhnya melakukan kampanye informasi palsu di media sosial.

Pada Kamis malam (12/5), Kilicdaroglu menuduh negara mitra yang dekat Presiden Tayyip Erdogan, Rusia bertanggung jawab atas pembebasan montase, plot dan konten palsu yang tersebar di dalam negeri.

Melalui akun Twitter pribadinya, Kilicdaroglu mendesak Rusia berhenti melakukan hal tersebut, jika masih ingin menjalin hubungan dengan Turki setelah pemilu.


"Jika Anda ingin melanjutkan persahabatan kami setelah 15 Mei, tarik tangan Anda dari negara Turki. Kami masih mendukung kerja sama dan persahabatan," cuit Kilicdaroglu.

Dimuat The Jerusalem Post, menurut jajak pendapat terbaru, Kilicdaroglu unggul sedikit dari pemimpin lama Erdogan.

Kandidat presiden ketiga, Muharrem Ince, mengundurkan diri dari pencalonan pada Kamis (11/5), setelah menjadi sasaran kampanye fitnah online yang mencakup foto palsu dirinya bertemu perempuan dan berkeliling dengan mobil mewah.

Menjelang pemilihan presiden dan parlemen yang akan digelar 14 Mei mendatang, tokoh politik dari kedua kubu Erdogan dan Kilicdaroglu telah mengeluh tentang tuduhan online, termasuk posting video dan foto.

Sementara itu, Moskow dan Ankara memiliki hubungan dekat dan Rusia adalah pemasok energi terbesar Turki.

Presiden Vladimir Putin dan Erdogan sering mengadakan pembicaraan tentang berbagai masalah mulai dari energi hingga perang di Ukraina dan Suriah.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya