Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, dalam jumpa pers usai penyerahan formulir pendaftaran bacaleg, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Resmi Setor Nama Bacaleg, PPP Klaim Penuhi Kuota Bacaleg hingga DOB Papua

JUMAT, 12 MEI 2023 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daftar nama bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang disetor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), diklaim Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah memenuhi seluruh kuota yang tersedia, termasuk di 3 daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, dalam jumpa pers usai penyerahan formulir pendaftaran bacaleg, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/5).

"Ini (jumlah bacaleg yang disetor ke KPU berasal dari) 38 provinsi sudah lengkap seluruhnya, termasuk 3 daerah otonomi baru di Papua," ujar Mardiono.


Dia menguraikan, total bacaleg dari 38 provinsi yang di dalamnya terdiri dari 84 daerah pemilihan (dapil), memiliki jumlah yang kurang lebih sama dengan yang disetor parpol-parpol lain.

"Alhamdulillah dari 580 calon (Bacaleg) seluruhnya telah kami seleksi sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang dimiliki oleh PPP, dan semuanya telah lengkap dan kami serahkan kepada Komisi Pemilihan Umum," sambungnya.

Lebih lanjut, Mardiono menyinggung soal alasan memilih mendaftarkan bacaleg pada hari ini. Di mana, menurutnya ada penghitungan tanggal yang sesuai dengan nomor urut partai untuk Pemilu 2024.

"Tanggal yang kita pilih tanggal 12 di bulan 5 (Mei) karena PPP juga mendapatkan nomor (urut) 17 dari gedung yang sama ini (Kantor KPU RI)," urainya.

"Jadi ini semuanya serba kebetulan, tapi juga kami pilih tanggal 12 (Mei) ini," demikian Mardiono menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya