Berita

Ketua DPP PPP Usman M Tokan/Ist

Politik

Usai Shalat Jumat, Giliran PPP Serahkan Berkas Pencalegan ke KPU RI

KAMIS, 11 MEI 2023 | 19:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah hari ini ada empat partai politik yang mendatangi kantor KPU RI, Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) akan menyusul menyerahkan berkas pencalegan untuk anggota DPR RI se Indonesia.

Para rombongan partai berlambang kakbah itu akan mendatangi Kantor KPU RI yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Menteng Jakarta Pusat, pada Jumat besok (12/5).
Ketua DPP PPP Usman M Tokan menjelaskan bahwa pihaknya akan menyerahkan berkas Caleg DPR RI ke KPU RI setelah sholat Jum'at. Rencananya, pendaftaran itu juga akan diikuti oleh seluruh pengurus di level provinsi dan kabupaten.

"Diikuti oleh seluruh DPW dan DPC se Indonesia yang juga menyerahkan berkas Caleg DPRD Provinsi maupun kabupaten di KPUD masing-masing wilayah," demikian kata Usman, Kamis (11/5).

"Diikuti oleh seluruh DPW dan DPC se Indonesia yang juga menyerahkan berkas Caleg DPRD Provinsi maupun kabupaten di KPUD masing-masing wilayah," demikian kata Usman, Kamis (11/5).

Ia menjelaskan, dengan penyerahan berkas para bakal calon legislatif membuktikan kesiapan PPP dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2024 mendatang.

Kata Usman, pihaknya sudah menyiapkan kader-kader terbaik dan caleg-caleg handal di hampir seluruh Daerah Pemilihan.

"Mereka akan berjuang untuk memenangkan PPP, terus membangun komunikasi, melakukan sosialisasi dan turun menyapa masyarakat," ujar Juruicara PPP ini.

Usman menyebutkan bahwa PPP juga telah memenuhi persyaratan 30 persen perempuan dalam daftar Bacaleg yang diajukan.

Lebih lanjut, Usman klaim selama proses pendaftaran calon, Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) PPP baik di tingkat pusat, wilayah dan daerah kewalahan menerima para Bacaleg.

"Di beberapa daerah para caleg dari kalangan perempuan dan kalangan Gen Z dan milenial juga antusias mendaftar dan menyerahkan berkas untuk bisa berkontestasi di Pemilu 2024 nanti," demikian klaim Usman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya