Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam jumpa pers usai menyetor formulir pendaftaran bacaleg 2024, di KPU RI/RMOL

Politik

PDIP Target Pemenangan Caleg Seirama dengan Suksesi Ganjar Nyapres

KAMIS, 11 MEI 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Target pemenangan yang dipatok PDI Perjuangan diupayakan lewat pencalonan anggota legislatif (pencalegan). Bahkan, langkah pemenangan dibuat seirama dengan suksesi pergantian kepemimpinan nasional lewat pencalonan presiden (pencapresan) Ganjar Pranowo.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam jumpa pers usai menyetor formulir pendaftaran bacaleg 2024, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/5).

“Sehingga kepemimpinan yang dihasilkan oleh PDI Perjuangan dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional dan juga kepemimpinan di tingkat nasional nanti akan senafas,” ujar Hasto.


Ia mengurai, PDIP punya nafas perjuangan yang berjalan selama puluhan tahun silam, dan masih tetap eksis diperjuangkan oleh pimpinan dan juga kader partai berlambang banteng moncong putih.

“(Perjuangan yang senafas) dengan kepemimpinan Bung Karno, Ibu Mega, Pak Jokowi, dan tentu saja calon presiden yang diperjuangkan oleh PDI Perjuangan, Pak Ganjar Pranowo,” urainya.

Lebih lanjut, PDIP dalam mengajukan calon anggota legislatif telah melalui proses penjaringan sesuai AD/ART partai.

“Seluruh calon dipersiapkan untuk mengikuti pemilu dengan sebaik-baiknya yang tentu saja juga tidak melupakan aspek-aspek elektoral,” demikian Hasto menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya