Berita

Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamuddin Daeng/RMOL

Politik

Sri Mulyani Lebih Baik Beresi TPPU di Kemenkeu daripada Ngurusi Standar Garis Kemiskinan

KAMIS, 11 MEI 2023 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rekomendasi Bank Dunia kepada Pemerintah Indonesia agar mengubah acuan tingkat kemiskinan, dinilai Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (SMI), belum bisa menggambarkan kondisi perekonomian masyarakat.

SMI juga mengatakan, jika ukuran garis kemiskinan dinaikkan justru menyebabkan 40 persen masyarakat masuk golongan orang miskin.

Sikap SMI itu pun mendapat tanggapan dari peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng. Menurutnya, lebih baik SMI fokus mengurus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyasar kementeriannya.


"SMI gak usah terlalu banyak ngurusin garis kemiskinan, kan ada Menko dan BPS. Sebaiknya bereskan uang hasil cucian Rp349 triliun," kata Salamuddin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).

Salamuddin Daeng juga menambahkan, jika uang Rp349 Triliun dibagi rata ke 40 persen penduduk berpendapatan terendah, yakni 100 juta orang, maka setiap orang mendapat Rp3,5 juta.

"Maka setiap bulan bisa dapat Rp300 ribu, maka 40 persen penduduk termiskin naik di atas garis kemiskinan Bank Dunia," beber Salamuddin.

Menurut Bank Dunia, seharusnya garis kemiskinan di Indonesia diukur dengan paritas daya beli melalui besaran pendapatan sebesar 3,20 juta dolar AS, bukan dengan ukuran yang pemerintah gunakan sejak 2011, sebesar 1,90 dolar AS.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya