Berita

Presiden Kosta Rika, Rodrigo Chaves/Net

Dunia

Kejahatan Pembunuhan Meningkat, Presiden Kosta Rika Copot Menteri Keamanan

KAMIS, 11 MEI 2023 | 10:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah meroketnya aksi kejahatan pembunuhan di Kosta Rika, Presiden Rodrigo Chaves mencopot menteri keamanan dan pejabat tinggi lain terkait.

Dimuat Reuters pada Kamis (11/5), Kosta Rika mencatat rekor jumlah pembunuhan tertinggi dengan tingkat 12,6 pembunuhan per 100 ribu penduduk pada 2022. Data untuk kuartal pertama tahun 2023 menunjukkan lonjakan sebesar 40 persen dari periode yang sama pada tahun lalu.

Tingkat pembunuhan terus meningkat meski serangkaian tindakan keamanan seperti meningkatkan patroli jalan telah dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengatasi lonjakan kejahatan.


Sebagai tanggapan, Chaves menyalahkan Menteri Keamanan Publik Jorge Torres yang dianggap sebagai pejabat yang bertanggung jawab atas banyaknya pembunuhan tersebut.

Belum diketahui siapa pejabat tinggi lain yang jabatannya juga dicopot oleh presiden Chaves, akan tetapi pemimpin negara itu telah menunjuk pengacara Mario Zamora sebagai menteri keamanan negara yang baru.

Zamora dikabarkan pernah memegang posisi yang sama dalam pemerintahan mantan Presiden Laura Chinchilla 2011-2014, yang dikenal keras dalam menangani kejahatan.

“Fokus saya saat ini adalah memerangi pembunuh bayaran, yang diyakini pihak berwenang mewakili dua dari setiap tiga pembunuhan,” ujar Zamora.

Atas langkah terbaru Chaves, partai-partai oposisi di negara itu telah mengkritik tindakannya, dengan mengatakan sebagai pemimpin negara, Chaves sejauh ini tidak bertindak cukup dalam mengatasi masalah keamanan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya