Berita

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo di Pilpres 2024/RMOLJabar

Politik

Dianggap Representasi Orang Sunda, Ganjar Pranowo Dapat Dukungan AMS

KAMIS, 11 MEI 2023 | 03:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan kepada bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, terus bermunculan. Terbaru, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) resmi mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Ketua Umum AMS, Noery Ispandji Firman menyebut, keputusan mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 tidak mendadak. Pihaknya telah melakukan berbagai pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut.

"Ini sudah melalui proses pertimbangan matang, karena dari tokoh yang muncul sebagai calon presiden hanya Pak Ganjar yang mengundang kami ke Semarang, tapi kami menolak dan inginnya Pak Ganjar datang ke Jawa Barat," ujar Noery ditemui Kantor Berita RMOLJabar, di Kantor AMS, Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu (10/5).


Noery menceritakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Ganjar sebelum bulan puasa Ramadhan. Tentunya, pertemuan tersebut dilakukan sebelum Ganjar dideklarasikan sebagai calon presiden dari PDIP.

Pascapertemuan dan komunikasi yang terjalin, imbuh Noery, dirinya memandang Ganjar merupakan figur matang dan berkarakter. Bahkan meski berasal dari Jawa Tengah, Ganjar dianggap sebagai representasi orang Sunda.

"Saya melihat dalam dirinya kelihatan bukan orang Jawa, tapi Sunda. Karena kecil kalau bicara Sunda itu suku, tapi Sunda itu karakter yang ada pada diri seseorang dalam dirinya sangat tercermin, nyantri, nyunda, dan nyakola," papar Noery.

Berkaca dari hal tersebut, Noery menegaskan, pihaknya bersepakat untuk mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo. Ia memastikan, seluruh kader AMS akan menyusun strategi pemenangan hingga ke tingkat desa

"Itu yang menjadi dasar, selain satu-satunya yang ingin bertemu dan masuk ke pemikiran kita. (Keputusan) AMS independen," tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya