Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lawan Kehadiran China di Pasifik, AS Buka Kedutaan Besar di Tonga

RABU, 10 MEI 2023 | 09:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam langkah meningkatkan kehadiran diplomatiknya di kawasan Pasifik, Amerika Serikat membuka kedutaan besarnya di Tonga pada Selasa (9/5).

“Amerika Serikat secara resmi membuka Kedutaan Besar AS di Nuku'alofa. Pembukaan ini melambangkan pembaharuan hubungan kami dan menggarisbawahi kekuatan komitmen kami terhadap hubungan bilateral kami, kepada rakyat Tonga, dan kemitraan kami di kawasan Indo-Pasifik," kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Matthew Miller dalam pernyataannya.

Miller menuturkan, personel dan sumber daya diplomatik tambahan, termasuk potensi penunjukan duta besar residen untuk Tonga akan segera dikerahkan ke wilayah tersebut.


Seperti dimuat Reuters pada Rabu (10/5), Tonga dan AS telah memiliki hubungan diplomatiknya sejak 1972 lalu.

Akan tetapi pembukaan kedutaannya itu disebut untuk melawan kehadiran China yang dikhawatirkan akan meningkatkan kekuatannya di Pasifik dengan membangun pangkalan angkatan laut di kawasan tersebut, sejak Kepulauan Solomon mencapai pakta keamanannya dengan Beijing tahun lalu.

Untuk itu, setelah absen selama 30 tahun, Washington memutuskan membuka kembali kedutaannya di Kepulauan Solomon tahun ini, dan juga berencana membuka kedutaannya di negara-negara lain di Pasifik, seperti Vanuatu dan Kiribati.

Dalam langkah tersebut, Washington juga telah bekerja untuk memperbaharui perjanjiannya dengan Kepulauan Marshall, Palau dan Negara Federasi Mikronesia untuk terus mempertahankan pengaruh atas pertahanan pulau-pulau itu dan tetap mendapatkan akses eksklusif di Pasifik.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya