Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Jelang Pemilu, Presiden Turki Naikkan Gaji PNS Sebesar 45 Persen

SELASA, 09 MEI 2023 | 21:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pemilu presiden dan parlemen yang diadakan akhir pekan ini di Turki, pemerintah negara itu menaikkan gaji para pekerjanya sebesar 45 persen, pada Selasa (9/5).

Hal tersebut diumumkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan Protokol Kerangka Kerja Perjanjian Perundingan Bersama Publik, yang membahas hak-hak ekonomi dan sosial pekerja publik di Ankara.

“Kami menaikkan upah sebesar 45 persen, termasuk bagian kesejahteraan. Dengan demikian, kami menaikkan upah pekerja publik terendah menjadi 768 dolar (Rp 11 juta) per bulan,” kata Erdogan yang dimuat situs laman resmi Pemerintah Turki.


Presiden yang tengah mencalonkan dirinya kembali itu menuturkan bahwa ia akan terus berupaya menaikkan gaji dan pensiun para pegawai negeri yang sudah dipersiapkan pada Juli mendatang.

Berdasarkan laporan yang dimuat Al Jazeera, jajak pendapat menunjukkan Erdogan tengah bersaing ketat dengan calon presiden oposisi utama, Kemal Kilicdaroglu.

Ekonomi Turki yang menurun disebut telah menjadi masalah utama yang membuat tingkat kepopuleran Erdogan menurun.

Untuk itu, dalam mengembalikan popularitasnya Erdogan sedang meningkatkan upayanya untuk mengambil suara masyarakat Turki dengan menaikkan gaji para pekerjanya menjelang pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Mei mendatang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya