Berita

Ketua Umum Parpol pendukung pemerintahan Jokowi saat berada di Istana Negara/Net

Politik

Benny K Harman: Jokowi Sedang Perang dengan Rakyat Indonesia

SELASA, 09 MEI 2023 | 19:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sikap Presiden Joko Widodo mengumpulkan ketua umum partai politik di Istana Negara dinilai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman tidak netral.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu bahkan menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tengah menabuh genderang perang kepada rakyat Indonesia.

Kata Benny, jika memang benar Presiden tidak netral dalam urusan pemilihan presiden (Pilpres) dan dan pemilihan legistaltif (Pileg), maka bisa ditafsirkan sedang ingin perang terbuka dengan rakyat.


"Apalagi menjadikan Istana Presiden markas tim sukses Capres tertentu, maka Presiden Jokowi sebenarnya lagi mengumandangkan perang, perang semesta melawan rakyatnya sendiri," tegas Benny K Harman dalam akun media sosialnya Twitter dan sudah mendapatkan izin kutip, Selasa (9/5).

Selain itu, kata Benny, Jokowi seharusnya berhati-hati dalam bersikap. Pasalnya, orang nomor satu di Indonesia itu adalah kepala negara dan sebagai simbol netralitas bukan malah berpihak atau menjadi kelompok tertentu.

"Hati-hati Pak Jokowi, di dada bapak melekat lambang negara, lambang Presiden RI, bukan lambang Presiden dari kelompok atau Presiden dari golongan tertentu. #RakyatMonitor#," demikian Benny.
 
Presiden Joko Widodo beberapa pekan lalu mengumpulkan para ketua umum partai politik pendukung pemerintah.

Hanya Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai Nasdem yang tidak diundang karena sudah berkoalisi dengan PKS dan Demokrat mendukung Anies Baswedan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya