Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/RMOL

Politik

KPP Tak Paksakan Parpol Lain Gabung, Surya Paloh: Presidensial Threshold Telah Kita Cukupi

SELASA, 09 MEI 2023 | 13:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang digagas Nasdem, Demokrat, dan PKS tidak akan memaksa partai-partai lain untuk bergabung dengan koalisi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam wawancara ekslusif yang ditayangkan Kompas TV, bertajuk “Salah Nasdem Apa?” dikutip Selasa (9/5).

“Kalau saya ditanya pendapat saya kita tidak perlu memaksakan itu (menambah anggota koalisi),” kata Paloh.


Meski begitu, Paloh tetap bersyukur apabila ada parpol yang masih ingin bergabung dengan KPP mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres pada Pemilu 2024.

“Kalau ada yang bertambah ya kita tentu syukuri, kalau nggak ada ya kenapa rupanya? Nggak ada masalah,” tegasnya.

Sebab, kata Paloh, KPP sudah mencukupi syarat ambang batas pencalonan presiden 20 persen dan ambang batas parlemen. Sehingga, dengan bertambahnya parpol atau tidak bersama KPP maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Batas parliamentary threshold, presidensial threshold telah kita cukupi ya sudah jalan aja,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya