Berita

Pengemudi ojol dilatih wirausaha/Ist

Nusantara

Kajol Banten Latih Wirausaha Pengemudi Ojol di Cilegon

SENIN, 08 MEI 2023 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, Banten, menjadi peserta dalam pelatihan kewirausahaan yang diinisiasi oleh relawan Komunitas Ojol (Kajol) Dukung Ganjar.

Jurubicara Kajol Indonesia, Risnandar mengatakan, ada lebih dari 500 pengemudi ojol yang ikut dalam pelatihan ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Serang.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk teman-teman driver ojol yang memang ingin perekonomiannya meningkat di luar dari penghasilannya sebagai ojol," kata Risnandar dalam keterangan tertulis, Senin (8/5).


Adapun materi pelatihan dasar kewirausahaan tersebut di antaranya, bagaimana memulai dan membangun usaha di awal, mengenal dan merancang model bisnis, hingga perencanaan bisnis dan profit plan.

Jalannya pelatihan berlangsung interaktif. Pengemudi ojol yang sebelumnya telah memulai usaha, diajak berdiskusi terkait hambatan dan tantangan yang mereka hadapi dalam berwirausa.

Selain itu, relawan Kajol juga turut menyerahkan beberapa bantuan untuk mendukung dimulainya wirausaha oleh para pengemudi ojol yang hadir.

Mereka diberikan beberapa stan UMKM dan bahan-bahan untuk membuat produk yang akan mereka jual.

"Kami juga akan selalu mendampingi teman-teman yang akan berwirausa. Ketika nanti ada kendala, atau bagian promosinya ada kendala, kami akan membantu biar usaha teman-teman bisa berkembang lagi," terangnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari komitmen relawan Kajol Indonesia yang kehadirannya bukan sekadar untuk memberikan dukungan kepada Ganjar, namun juga memberikan manfaat untuk masyarakat.

"Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Bapak Ganjar yang memang sangat peduli kepada para pelaku usaha mikro. Beliau selalu mengedepankan agar bagaimana usaha mikro ini berkembang dan bersaing sehingga SDM kita bisa ada di level tertinggi," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya