Berita

Menteri Pendidikan Serbia, Branko Ruzic/Net

Dunia

Banyak Insiden Penembakan di Sekolah, Menteri Pendidikan Serbia Mundur

SENIN, 08 MEI 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah rentetan penembakan di sekolah dan amukan warga atas insiden tersebut, Menteri Pendidikan Serbia Branko Ruzic memutuskan mundur.

Melalui surat pengunduran diri yang dikirimkan, Ruzic mengakui kegagalannya dalam menangani kasus tersebut dan menyetujui keinginan warga yang meminta dirinya tidak lagi menjabat.

"Sebagai orang yang bertanggung jawab dan dibesarkan dengan baik, sebagai profesional dalam memenuhi semua tugas publik sejauh ini, dan sebagai orang tua serta warga negara Serbia, saya membuat keputusan rasional untuk mengundurkan diri," tulis Ruzic, seperti dikutip dari Reuters pada Senin (8/5).


Aksi penembakan terjadi di sebuah sekolah dasar pada pekan lalu, yang mengakibatkan delapan anak dan seorang penjaga keamanan tewas. Di tengah kemarahan publik atas kejadian tersebut, penembakan massal lainnya terjadi lagi hanya sehari kemudian.

Tersangka dalam kedua kasus tersebut masing-masing seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan seorang pria berusia 20 tahun.

Partai-partai oposisi menyalahkan pemerintah Perdana Menteri Ana Brnabic karena gagal mencegah insiden terulang kembali.

Mereka meminta para pendukung untuk bergabung dalam pawai anti-pemerintah pada Senin malam (8/5) di Beograd.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya