Berita

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net

Dunia

Kunjungan ke Luar Negeri, PM Pakistan Dianggap Hamburkan Uang Saat Negara Krisis

MINGGU, 07 MEI 2023 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah krisis ekonomi yang dihadapi Pakistan saat ini, Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Bilawal Bhutto Zardari dituding telah menghabiskan uang negara dengan perjalanannya keluar negeri.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua partai Tehreek-e-Insaf (PTI), sekaligus mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan dalam pidatonya di rapat umum PTI.

"Pakistan dipermalukan di dunia. Kami mengajukan pertanyaan, Bilawal Anda berkeliling dunia tapi pertama-tama beri tahu kami, sebelum pergi, apakah Anda bertanya kepada siapa pun bahwa Anda menghabiskan uang negara untuk perjalanan yang untung atau rugi?" kata Khan, seperti dimuat ANI News, Minggu (7/5).


PM Sharif saat ini memang tengah berada di London untuk menghadiri acara penobatan Raja Charles III.

Sementara Menlu Bilawal melakukan kunjungannya ke India pada Kamis (4/5) untuk menghadiri pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Goa.

Dalam kedua perjalanan ke negara lain itu, Khan mengecam serta mempertanyakan keuntungan apa yang diperoleh dari perjalanan tersebut, khususnya perjalanan Bilawal ke India, yang disebut tidak membawa keuntungan apa-apa bagi negara, dan hanya menghambur-hamburkan uang.

Imrah Khan sebagai mantan PM yang digulingkan memang kerap kali dengan lantang mengkritik pemerintahan Sharif. Beberapa bulan terakhir, Khan mendapatkan banyak tuduhan, khususnya terkait dengan dugaan suap saat ia menjabat sebagai PM Pakistan, yang membuatnya harus dibawa ke kantor polisi di Islamabad, dengan percobaan penangkapan yang berujung ricuh.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya