Berita

Sistem pertahanan udara Patriot/Net

Dunia

Ukraina Ngaku Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Rusia Pakai Patriot AS

MINGGU, 07 MEI 2023 | 06:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina mengklaim telah menembak jatuh rudal hipersonik, Kinzhal, milik Rusia menggunakan sistem pertahanan udara yang baru diperoleh Kyiv dari Amerika Serikat (AS).

Komandan Angkatan Udara Ukraina, Mykola Oleshchuk mengatakan rudal balistik tipe Kinzhal telah dicegat dalam serangan di ibukota Ukraina, Kyiv, awal pekan ini. Itu adalah pertama kalinya Ukraina diketahui menggunakan sistem pertahanan Patriot.

"Ya, kami menembak jatuh Kinzhal yang 'unik'. Itu terjadi selama serangan malam hari pada 4 Mei di langit wilayah Kyiv," jelasnya di Telegram, seperti dikutip Associates Press, Minggu (7/5).


Oleshchuk mengatakan rudal Kh-47 diluncurkan oleh pesawat MiG-31K dari wilayah Rusia dan ditembak jatuh dengan rudal Patriot.

Kinzhal adalah salah satu senjata Rusia terbaru dan tercanggih. Militer Rusia mengatakan rudal balistik itu dapat diluncurkan dari udara, memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer, dan terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara, sehingga sulit untuk dicegat.

Kombinasi kecepatan hipersonik dan hulu ledak yang berat memungkinkan Kinzhal menghancurkan target yang dijaga ketat, seperti bunker bawah tanah atau terowongan gunung.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya