Berita

Anggota KPU RI, Idham Holik/RMOL

Politik

117 Bacalon Anggota DPD Sudah Daftar ke KPU, Ini Rinciannya

SABTU, 06 MEI 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pendaftaran bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang resmi masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) naik signifikan. Data rekapitulasi jajaran KPU Provinsi, bacalon yang sudah mendaftar jumlahnya di atas 100 orang.

"Laporan rekap penerimaan pendaftaran bakal calon DPD, Jumat 5 Mei 2023 pukul 16.00 WIB ada 117 bacalon. Data ini diambil dari aplikasi Silon DPD," ujar Anggota KPU RI, Idham Holik kepada wartawan, Sabtu (6/5).

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI ini menuturkan, jumlah bacalon anggota DPD itu berasal dari 36 provinsi. Namun jika dilihat rata-rata, jumlah yang sudah mendaftar berada pada kisaran 2 sampai 4 orang per provinsinya.


Untuk rincian jumlah bakal calon yang sudah mendaftar ke KPU adalah sebagai berikut:

1. Aceh: 6 Bacalon
2. Banten: 4 Bacalon
3. Bengkulu: 4 Bacalon
4. Gorontalo: 2 Bacalon
5. Kalimantan Barat: 4 Bacalon
6. Kalimantan Selatan: 3 Bacalon
7. Kep. Bangka Belitung: 2 Bacalon
8. NTB: 5 Bacalon
9. Riau: 7 Bacalon
10. Sulawesi Tenggara: 3 Bacalon.

11. Sumatera Utara: 6 Bacalon
12. DKI Jakarta: 8 Bacalon
13. Kalimantan Timur: 5 Bacalon
14. Kepulauan Riau: 3 Bacalon
15. Lampung: 5 Bacalon
16. NTT: 4 Bacalon
17. Sulawesi Tengah: 3 Bacalon
18. Sulawesi Utara: 1 Bacalon
19. DIY: 1 Bacalon
20. Jambi: 5 Bacalon.

21. Jawa Barat: 8 Bacalon
22. Kalimantan Tengah: 3 Bacalon
23. Kalimantan Utara: 2 Bacalon
24. Maluku Utara: 1 Bacalon
25. Sulawesi Selatan: 2 Bacalon
26. Sumatera Selatan: 4 Bacalon
27. Bali: 1 Bacalon
28. Jawa Tengah: 1 Bacalon
29. Maluku: 3 Bacalon
30. Papua Barat Daya: 2 Bacalon.

31. Papua Pegunungan: 2 Bacalon
32. Jawa Timur: 1 Bacalon
33. Papua Barat: 1 Bacalon
34. Papua Selatan: 1 Bacalon
35. Sulawesi Barat: 1 Bacalon
36. Sumatera Barat: 3 Bacalon.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya