Berita

David Yulianto, si koboi jalanan ditangkap tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat/Ist

Presisi

Polisi Kejar Inisial E, Orang yang Menyediakan Pelat Dinas Palsu ke David Yulianto

JUMAT, 05 MEI 2023 | 23:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

David Yulianto tersangka kasus penganiayaan di Jalan Tol Tomang mendapat pelat nomor dinas kepolisian palsu dari seseorang berisinial E.

Setelah mendapat pelat nomor dengan kode 10011-VII, David memakainya di dua kendaraan.

"Pelat nomor tersebut didapat dari saudara E yang digunakan baru 2 bulan pada kendaraan sedan (Mazda), sebelumnya digunakan di mobil Innova Hitam, dan pelat nomer ini sejak Agustus 2022," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam (5/5).


Polisi pun berjanji akan mengejar sosok E itu, yang juga menyediakan atau memperjualbelikan pelat nomor polisi secara ilegal.

"Kita masih dalami penyelidikan ini," kata Trunoyudo.

Kini David ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 352 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia No 12/1951.

Awal mula kasus ini terjadi saat David menganiayan Hendra salah seorang pengemudi taksi online di Tol Tomang, Jakarta Barat, Kamis malam (4/5).

Saat keributan terjadi, David terlihat memaki Hendra, menampar, memukul dan juga mengacungkan senjata jenis pistol ke Hendra.

Aksi kekejaman David viral setelah video yang diambil seseorang dari kursi penumpang tersiar luas di media sosial.

Korban yang mengalami trauma langsung melapor ke Polda Metro Jaya pada Jumat dini hari. Tak sampai 24 jam, polisi berhasil menciduk David di salah satu apartemen wilayah Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat Sore.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya