Berita

Presiden Joko Widodo menikmati jalanan rusak di Lampung Selatan/Repro

Politik

Lampung Police Watch: Kunjungan Jokowi Harus jadi Momentum Usut Penyebab Utama Jalanan Rusak

JUMAT, 05 MEI 2023 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lampung, harus menjadi momentum mengungkap asal usul mengapa banyak jalanan rusak parah, seperti yang belakangan ramai di media sosial.

Koordinator Lampung Police Watch MD Rizani mengatakan, infrastruktur jalan merupakan sektor vital, dalam menopang target memajukan ekonomi Lampung.

"Infrastruktur yang bagus akan sangat berpengaruh menjadi sebuah pondasi majunya perekonomian provinsi Lampung," ujar MD Rizani kepada wartawan, Jumat (5/5).


Rizani mengungkapkan, beberapa waktu lalu, untuk merespon Instruksi Presiden (Inpres) 3/2023 Tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mengusulkan dana sebesar Rp 867 miliar kepada Pemerintah Pusat yang akan digunakan untuk perbaikan jalan daerah yang ada di Lampung.

Dalam hal ini, dia berharap sesuai dengan tujuan dari dikeluarkannya Inpres itu untuk mempercepat kemajuan perekonomian, maka jangan terpengaruh dengan usulan-usulan perseorangan untuk kepentingan pribadi tertentu atau kelompok tertentu

Bukan tanpa alasan, sambungnya, harapan itu merupakan kekhawatiran dari Lampung terkenal desas-desus bahwa proyek-proyek besar hanya dikuasai satu kelompok pengusaha. Begitu juga, ada isu-isu mengenai setoran proyek dimuka.

"Demi kepentingan rakyat, pemerintah provinsi harus bisa menjadi pionir pelaksanaan tender yang lebih fairness dan tidak dikuasai satu kelompok tertentu saja. Demi kepentingan rakyat Berhenti dulu praktek setoran-setoran proyek," terangnya.

Dengan adanya kunjungan Presiden Jokowi hari ini, masih kata Rizani, diharapkan juga menggerakkan penegak hukum untuk mendalami dugaan pelanggaran hukum dari banyaknya infrastruktur jalan yang rusak di Lampung.

"Apalagi setelah masalah buruknya infrastruktur Lampung viral secara nasional, seluruh Aparat penegak hukum (APH) seperti KPK dan Kejaksaan RI serta Mabes Polri tertuju perhatiannya ke Provinsi Lampung," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya