Berita

Pengamat politik Iwel Sastra/RMOL

Politik

Setelah jadi Capres PDIP, Ini 3 Syarat Pendamping Ganjar Pranowo

JUMAT, 05 MEI 2023 | 05:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menunjuk Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang akan diusung pada pilpres 2024, pekerjaan rumah selanjutnya adalah memilih cawapres yang pas berpasangan dengan Ganjar.

Pengamat politik Iwel Sastra menguraikan ada tiga hal yang harus dipenuhi PDIP untuk menentukan pendamping Ganjar yang bermuara dapat meraih kemenangan di Pilpres 2024.

Pertama, kata Iwel, memiliki visi, misi dan program yang sama dengan Ganjar Pranowo. Dengan demikian, akan memudahkan keduanya berbagi tugas dengan baik dalam menjalankan pemerintahan.


Faktor kedua, pendamping Ganjar harus bisa memberikan sumbangan elektabilitas agar modal dalam memenangkan pilpres semakin kuat. Ketiga yang bersedia menempatkan diri pada posisinya.

"Artinya cawapres tetaplah orang nomor dua, jangan sampai cawapres merasa selevel dengan capres. Ini untuk menjaga kekompakan sejak awal hingga akhir pemerintahan," demikian analisa Direktur Mahara Leadership ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/5).

Terkait Prabowo yang menolak jadi pasangan Ganjar, Iwel mengaku memaklumi. Sebab, elektabilitas Prabowo dan Ganjar di berbagai lembaga survei justru saling kejar-kejaran sebagai capres.

"Sehingga ini menguatkan rasa percaya diri Prabowo untuk tetap maju sebagai capres. Apalagi Prabowo merasa mendapat dukungan dari presiden Jokowi," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya