Berita

Airlangga Hartarto dan Abdul Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Golkar-PKB Bentuk Tim Pemenangan Bersama, Paket Koalisi Pilpres Baru ?

JUMAT, 05 MEI 2023 | 04:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembentukan tim inti pemenangan Golkar dan PKB yang diinisiasi kedua partai saat melakukan halal bihalal memeiliki dua makna politik.

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan, makna pertama, terbentuknya Tim Pemenangan menyiratkan Golkar dan PKB akan berkoalisi. Dua partai ini bila berkoalisi sudah memenuhi PT 20 persen.

"Kalau dua partai itu berkoalisi, maka Gerindra tidak memenuhi PT 20 persen. Gerindra harus mencari partai lain untuk berkoalisi agar dapat mengusung Prabowo," demikian kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Analisa Jamiluddin, meskipun peluang koalisi terbuka, namun dilihat dari capres dan cawapres yang akan diusung terlihat tidak kompetitif.

Bagi Jamiluddin, Airlangga Hartarto dari Golkar dan Muhaimin Iskandar dari PKB, tidak cukup kuat untuk berhadapan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Makna kedua, terbentuknya tim pemenangan itu menyiratkan Golkar akan bergabung ke KKIR atau cikal bakal terbentuknya Koalisi Besar. Koalisi ini kemungkinan akan mengusung Prabowo dan Airlangga.

Selain itu, tambah Jamiluddin, koalisi tersebut diduga akan diisi juga PAN. Artinya akan ada 3 pasang capres yang bertarung di PIlpres 2024 mendatang.

"Dengan begitu, KKIR atau Koalisi Besar akan  dihuni Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN," jelas Jamiluddin.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya