Berita

Para ketua umum parpol pendukung pemerintah yang diundang ke Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Jokowi Menurunkan Marwah dan Kesakralan Istana Negara

KAMIS, 04 MEI 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dianggap telah menjadikan Istana Negara sebagai markas partai politik untuk melakukan konsolidasi pemenangan Pemilu 2024. Marwah dan kesakralan Istana Negara pun turun  

Menurut analisis pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, Jokowi telah menyakiti kelompok atau golongan tertentu dengan menjadikan Istana Negara, yang merupakan simbol semua golongan, hanya untuk kelompok tertentu.

“Presiden akan dinilai sebagai sosok yang hanya mengakomodir sekelompok orang saja. Hal ini tentu akan menyakitkan bagi golongan yang terwakili,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/5).


Selain itu, Jokowi juga menurunkan marwah Istana Negara dengan mengumpulkan ketua umum partai politik kalau memang menyelipkan agenda transaksi politik di dalam perbincangannya.

“Hal itu juga dapat menurunkan kesakralan Istana yang selama ini dianggap sebagai simbol semua golongan. Istana dianggap rumahnya semua anak bangsa, bukan rumah sekelompok orang,” demikian Jamiluddin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya