Berita

Presiden kelima RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin Bertamu ke SBY Malam Ini, Demokrat: Halal Bihalal Lebaran

RABU, 03 MEI 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana pertemuan antara Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dengan Presiden kelima RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dibenarkan Partai Demokrat.

Kepala Badan Komunikasi Strategi (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyampaikan, pertemuan Cak Imin dengan SBY akan digelar di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam (3/5).

“Pertemuan yang masih dalam nuansa lebaran ini merupakan halal-bihalal sambil membahas isu-isu kebangsaan,” ujar Herzaky kepada wartawan, Rabu siang (3/5).


Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan tradisi yang masih harus dijaga oleh para elite politik, termasuk dalam hal ini menjadi perhatian Demokrat dan PKB.

“Demokrat dan PKB merupakan parpol yang memiliki hubungan historis yang baik dan memiliki banyak kesamaan pandangan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa,” sambungnya menegaskan.

Di samping itu, Herzaky mengatakan bahwa silaturahmi politik antara Cak Imin dengan SBY bagian dari komunikasi jelang Pemilu Serentak 2024.

“Untuk itu, Demokrat dan PKB terus menjalin silaturahmi dan komunikasi, sebagai modal penting menjaga kohesi kebangsaan demi terwujudnya pemilu yang demokratis, serta bebas dari intervensi, intimidasi, dan kecurangan,” katanya.

Ditambahkan Herzaky, rencananya Cak Imin akan disambut oleh Ketua Umum Partai Demokrat , Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen Teuku Riefky, Bendum Renville Antonio dan jajaran pengurus teras lainnya.


Sedangkan Cak Imin akan didampingi oleh Sekjen Hasanuddin Wahid, Waketum Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi Cucun Ahmad Samsurijal, dan Sekretaris Dewan Syuro KH Saifullah Ma’shum.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya