Berita

Presiden Jokowi saat bersama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Mendadak Usung Ganjar, Megawati Sandera Jokowi agar Tidak Leluasa Dukung Prabowo

SELASA, 02 MEI 2023 | 05:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rangkaian pertemuan Prabowo Subianto dengan para jenderal pendukung Joko Widodo sejak tahun 2014 mengindikasikan dukungan Joko Widodo pada dua orang yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Belakangan Prabowo menemui beberapa jenderal yang dianggap kunci dukungan politik terhadap Joko Widodo, yakni Try Sutrisno, AM Hendropriyono dan Wiranto.
Sementara itu, jelang lebaran idulfitri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara mendadak menyatakan Ganjar Pranowo adalah calon presiden dari PDI Perjuangan.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah melihat, meski secara struktur lebih dekat dukungannya pada Ganjar, Jokowi bisa disebut juga mendukung Prabowo. Artinya, Jokowi menjadikan Prabowo berada di bangku cadangan.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah melihat, meski secara struktur lebih dekat dukungannya pada Ganjar, Jokowi bisa disebut juga mendukung Prabowo. Artinya, Jokowi menjadikan Prabowo berada di bangku cadangan.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) menafsirkan, keputusan PDIP yang secara mendadak dukung Ganjar bisa dimaknai sebagai upaya Megawati menyandera Jokowi agar tidak semakin leluasa mendukung Prabowo.

"Atau mendukung Ganjar diusung koalisi lain. Dengan keputusan dini PDIP usung Ganjar, ini mematikan langkah Jokowi yang belum sempurna," demikian pendapat Dedi.

Dalam pandangan Dedi Jokowi menginginkan Prabowo jadi Presiden, sekaligus berharap pada Ganjar. Selain itu, Jokowi merasa menerima secara politik asalkan presidennya bukan mantan Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Sepanjang Presidennya bukan Anies Baswedan atau tokoh lain di luar koalisi yang memihak pada Jokowi saat ini," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya