Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua DPD Partai Gerindra Jabar, Taufik Hidayat/Ist

Politik

Tegaskan Tetap Usung Prabowo sebagai Capres, Gerindra Jabar: Demi Tercapai Masyarakat yang Setara di Depan Hukum

SABTU, 29 APRIL 2023 | 23:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Multiasumsi yang menyeruak di masyarakat terkait sosok calon presiden (capres) dari Partai Gerindra akhirnya terjawab. Gerindra menegaskan bakal mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024.

Para petinggi partai berlambang kepala Garuda tersebut menilai, Prabowo merupakan sosok yang layak memimpin Indonesia pada periode 2024-2029. Sehingga, kabar yang beredar di masyarakat bahwa Prabowo akan menjadi wakil presiden terbantahkan.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Taufik Hidayat mengatakan, komitmen partai untuk mengusung Prabowo Subianto telah disepakati sebagaimana hasil Rapimnas pada 12 Agustus 2022.


Bahkan saat Taklimat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra di Padepokan Garudayaksa Hambalang pada Kamis (27/4), komitmen mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 kembali ditegaskan sebagai sikap tak goyah dari seluruh pimpinan maupun kader Partai Gerindra.

"Perlu disampaikan kepada masyarakat agar tidak ada simpang siur berita tentang pencalonan Pak Prabowo Subianto sebagai Capres yang sudah memperoleh mandat dari seluruh pimpinan maupun kader Partai Gerindra," papar Taufik, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (29/4).

Dengan ketegasan jawaban tersebut, rakyat Indonesia tidak lagi terprovokasi narasi yang bukan berasal dari narasumber yang benar dari pihak-pihak yang ingin memposisikan Prabowo Subianto sebagai Cawapres dalam kontestasi Pilpres nanti.

"Pencalonan Pak Prabowo Subianto sebagai Capres tentu sudah melalui mekanisme dan pertimbangan yang sangat matang, di antaranya dalam rangka merealisasikan harapan masyarakat dan rakyat Indonesia, agar kursi kepemimpinan nasional mendatang dipegang oleh figur yang memiliki komitmen dan integritas dalam pengelolaan pemerintahan kedepan," terangnya.

Ditegaskan Taufik, pencalonan Prabowo sebagai bentuk mengakomodir masukan dan harapan dari seluruh kader dan masyarakat yang haus akan figur yang mampu mempertahankan keutuhan negara dari berbagai ancaman perpecahan yang akhir-akhir ini mencuat.

Seperti ancaman disintegrasi kewilayahan maupun perpecahan lainnya sebagai dampak pluralisme yang tidak mampu dikelola dengan baik saat ini.

"Pak Prabowo tentunya sosok yang mampu mengembalikan citra Indonesia dalam percaturan politik maupun ekonomi di dunia internasional, hal ini terutama dilihat dari kemampuan Pak Prabowo yang sudah dikenal oleh dunia internasional, baik kemampuannya secara individu, maupun sikap kenegarawanannya sebagai seorang pemimpin yang bijak dan profesional," ucapnya.

Prabowo sebagai mantan Prajurit TNI AD yang memegang teguh disiplin serta taat terhadap hukum negara, sebut Taufik, menjadi salah satu solusi untuk memberantas tindak pidana korupsi yang akhir-akhir ini menggejala di seluruh sektor dan lini penyelenggara negara.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Jawa Barat sebagai lumbung suara Partai Gerindra, untuk bersama-sama berjuang memenangkan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 nanti sebagai bentuk harapan dan dan perwujudan cita-cita bersama.

"Demi tercapainya suatu kondisi masyarakat yang memiliki kesetaraan di depan hukum dan kesempatan yang sama di bidang pengembangan ekonomi dalam naungan kebhinnekaan yang aman, tentram, dan stabil," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya