Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Museum Multatuli di Jalan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten/Ist

Politik

Safari ke Lebak, Ganjar Pelajari Perjuangan Bung Karno di Museum Multatuli

SABTU, 29 APRIL 2023 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang merupakan bakal calon presiden (bacapres) 2024 dari PDI Perjuangan, mengunjungi Museum Multatuli di Jalan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Tidak sendirian, Ganjar berkunjung bersama Politikus PDIP Rano Karno beserta beberapa pengurus DPP dan DPC PDIP di Banten. Dia melihat kisah perjuangan sastrawan Belanda, Eduard Douwes Dekker atau Multatuli yang mengkritik perlakuan buruk penjajah atas masyarakat Indonesia di Banten.

Museum Multatuli adalah bangunan yang meninggalkan jejak antikolonialisme dan sejarah masyarakat Banten melawan penjajahan di Provinsi yang pada abad ke-5 merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanegara ini.


Di tempat itu, Ganjar juga mempelajari perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno alias Bung Karno yang turut terekam dalam museum tersebut.

Ganjar menjelaskan, pada tahun 1957 silam, Bung Karno memberikan orasi kepada masyarakat Banten di Lapangan Rangkasbitung. Kala itu Bung Karno membakar semangat persatuan masyarakat dalam bingkai Demokrasi Terpimpin.

Saat itu, sambungnya, Bung Karno menunjukkan wajah seorang pemimpin dengan gagasan yang mempersatukan. Dia membayangkan bagaimana Bung Karno mempersatukan pemikiran dan ide-ide masyarakat Banten yang kala itu berbeda.

“Maka 57 saja pasca merdeka terjadi situasi yang naik turun setelah Indonesia lahir itu. Orang pasti kepingin kelompok kami lebih dulu, orang pasti kepingin interest kami lebih dulu yang kalau kemudian itu tidak terkelola dengan baik, maka pasti terjadi cakar-cakaran,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/4).

Ganjar menjelaskan, pada orasinya Bung Karno memaparkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan. Dengan nilai-nilai tersebut, Bung Karno menciptakan hubungan berwarganegara yang baik antar masyarakat.

“Maka betapa pentingnya persatuan itu menurut Bung Karno hari ini juga dibutuhkan. Jadi jangan sampai kita tercabik-cabik karena kita diadu domba," katanya.

Dalam safari politiknya itu, Ganjar juga menghadiri halal bihalal dan silaturahmi bersama ribuan ulama beserta pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Lebak, Banten.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya