Berita

Kader Gerakan Pemuda Ansor Nailil Ghufron Khanif/Net

Politik

Daripada Komentar Capres-Cawapres, Kader GP Ansor Minta Gus Yaqut Fokus pada Tugas Menag

SABTU, 29 APRIL 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diminta fokus menjalankan tugasnya sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju, daripada sibuk berkomentar soal pasangan capres dan cawapres.

Hal tersebut disampaikan kader Gerakan Pemuda Ansor Nailil Ghufron Khanif. Dia meminta Gus Yaqut yang juga Ketua Umum GP Ansor untuk tidak terlibat terlalu jauh dalam konstalasi politik nasional.

"Kami sarankan Gus Menteri fokus saja pada pekerjaan di Kementerian Agama yang masih menumpuk. Fokus kerja, sebagaimana slogan Pak Jokowi selaku pemimpin tertinggi,” ujar Ghufron dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/4).


Ghufron mengatakan, biarlah masalah capres-cawapres 2024 menjadi urusan pimpinan partai politik. Sementara, dia sebagai berkerja sesuai tugas.

“Ndak usah lah ikut-ikut sibuk mencocok-cocokkan capres cawapres, itu sudah ada ranahnya sendiri. Kalau menteri semua sibuk main politik nanti tugasnya keteteran. Kasian presiden,” tuturnya.

Belakangan, Gus Yaqut mendorong duet Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024.

Dalam unggahan di Instagram @gusyaqut, pada Kamis (27/4), dia memperlihatkan foto kebersamaan Prabowo dan Airlangga.

“Jika beliau berdua berpasangan pada Pilpres 2024 nanti, saya kok merasa kontestasi akan sangat kompetitif,” kata Gus Yaqut.

Dia yakin, majunya Prabowo dan Airlangga akan membuat demokrasi Indonesia lebih baik. Namun, dia menyadari situasi politik sangat dinamis.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya