Berita

Potret kue yang dihias oleh Anastasia Chernysheva menyerupai bendera Ukraina/Instagram @bakery_xoxo

Dunia

Gemar Hiasi Kue dengan Tulisan Anti-Perang, Perempuan di Moskow Didakwa

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 17:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengadilan Rusia kembali mendakwa seorang perempuan penjual roti di Moskow yang dituduh telah mendiskreditkan tentara negaranya.

Seorang perempuan bernama Anastasia Chernysheva, dilaporkan sering membuat kue dengan pesan anti-perang yang ia unggah di instagramnya, yang dianggap sebagai pelanggaran ringan.

Pengacara dari Chernysheva, Yulia Yevdokimova, mengonfirmasi berita penangkapan tersebut, dengan mengatakan bahwa kliennya telah ditangkap oleh polisi Rusia.


"Petugas datang ke rumah Chernysheva sebelum dibawa ke kantor polisi, dan mengajukan tuntutan," ujarnya.

Seperti dikutip dari outlet independen OVD-Info, yang dimuat Meduza pada Jumat (28/4), alasan penangkapan itu belum diketahui dengan jelas. Akan tetapi media independen itu menduga bahwa polisi Rusia menanggapi unggahan Chernysheva baru-baru ini yang menuliskan anti-perang.

Dalam unggahan tersebut, Chernysheva membagikan foto kuenya yang dihiasi dengan bunga matahari yang berwarna biru dan kuning, khas bendera Ukraina.

Beberapa masyarakat Ukraina menanggapi unggahan itu dengan memuji foto kue tersebut dan menuliskan komentar pujian.

"Aku bangga padamu! Terima kasih atas dukungan Anda, kami tidak sendirian di negara yang mengerikan ini. Anda adalah yang paling berani dan terindah," tulis salah satu akun di Instagram @bakery_xoxo milik Chernysheva.

Penangkapan terbaru kali ini bukan yang pertama kali dilakukan otoritas Rusia, sebelumnya, perempuan lanjut usia juga dikenakan sanksi karena menyebut Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy tampan, yang dianggap telah mendiskreditkan tentara Rusia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya