Berita

Sebuah kapal yang melintas ke Teluk Aden, Yaman/Net

Dunia

Militer Inggris: Kapal Tak Dikenal Ditembak Secara Brutal di Perairan Yaman

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah kapal misterius tidak dikenal dilaporkan telah diserang secara brutal di lepas pantai Yaman pada Jumat (28/4).

Menurut Operasi Perdagangan Maritim Kerajaan Inggris yang melihat peristiwa itu, kapal tak dikenal ditembaki di Teluk Aden dengan tiga kapal lain yang mengejarnya.

"Serangan terjadi di Nishtun, Yaman, dekat perbatasan Oman," kata organisasi militer Inggris yang biasa memberikan dukungan untuk kapal yang hendak melintas ke Timur Tengah, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.


Berdasarkan laporan yang dimuat Assosisated Press, Teluk Aden merupakan rute penting dari perdagangan global, yang sejauh ini terus menyaksikan serangan yang diduga dilakukan pemberontak Houthi, sejak perang saudara meletus di wilayah itu.

Selain itu, bajak laut Somalia juga pernah melakukan serangannya di kawasan tersebut, dan telah berhenti dalam beberapa tahun terakhir.

Belum diketahui siapa yang berada dibalik serangan brutal tersebut. Akan tetapi kawasan Nishtun sendiri dipegang oleh pasukan yang bersekutu dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang didukung pemerintah Arab Saudi.

Pada Desember 2020 lalu, serangan serupa juga pernah terjadi di lepas pantai Nishtun, dengan sebuah kapal kargo ditembak secara misterius di perairan tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya