Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Soal Cawapres Pendamping Ganjar, PPP Jabar: Sosok yang Dekat dengan Semua Kalangan Agama

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 09:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024 dinilai karena ingin menyandingkan kadernya sebagai bakal calon wakil presiden. Namun, sejauh ini PPP belum merinci siapa sosok kader yang akan dipasangkan dengan Ganjar.

Plt Ketua DPW PPP Jabar, Pepep Saiful Hidayat menerangkan, berdasarkan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) V PPP, terkait nama cawapres yang akan mendampingi Ganjar kewenangannya ada di DPP.

"Cawapres diserahkan ke DPP untuk melakukan komunikasi dengan sosok Ganjar sendiri dan partai lain, tentang siapa nama yang akan dimunculkan," kata Pepep, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (27/4).


Kendati begitu, PPP mengharapkan adanya pasangan capres dan cawapres yang nasionalis dan religius.

"Ganjar mewakili nasionalis, jadi kewajiban PPP menghadirkan sosok yang memiliki kecenderungan untuk dekat dengan semua kalangan agama dan berpihak pada pribadi yang taat pada agama," terangnya.

Sejauh ini nama yang kerap dikaitkan dengan PPP adalah Sandiaga Uno. Namun, hingga kini PPP belum mengeluarkan pernyataan resmi bergabungnya Sandiaga Uno usai mengundurkan diri dari Gerindra.

Menurutnya, PPP merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun. Akan tetapi, Pepep kembali menegaskan, kemungkinan mengawinkan Sandiaga Uno dengan Ganjar Pranowo merupakan kewenangan DPP PPP.

"Iya kita serahkan sepenuhnya kepada DPP," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya