Berita

Erick Thohir, Ganjar Pranowo, dan Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

PPP Ikut Deklarasi Capreskan Ganjar, Ingin Dapat Jatah Cawapres?

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 02:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung pencapresan Ganjar Pranowo oleh PDI Perjuangan, memunculkan pertanyaan di publik. Khususnya, mengenai kepentingan untuk mendapat jatah kursi cawapres.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, tak memungkiri jika publik mulai bertanya-tanya mengenai maksud PPP mendukung pencapresan Ganjar.

Pasalnya, usia PDIP mengumumkan Ganjar sebagai capres yang akan diusung di Pilpres 2024, di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4), PPP adalah parpol pertama dari koalisi pemerintahan Joko Widodo yang secara resmi menyatakan dukungan ke Gubernur Jawa Tengah itu.


“PPP mengambil inisiatif cepat dan lebih dulu, mengharapkan representasi NU lagi sebagai cawapresnya, sekaligus bisa mengajukan cawapresnya,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/4).

Setidaknya, Efriza melihat dua figur potensial yang bisa menjadi cawapres Ganjar, dan berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

“Yakni Sandiaga Uno atau Erick Thohir,” sambungnya menyebutkan.

Lebih lanjut, Efriza menyampaikan pandangannya mengenai potensi dua tokoh tersebut dipilih PPP, agar bisa diajukan kepada PDIP untuk menjadi cawapresnya Ganjar.

“Di antara Sandi dan Erick, Sandi persentasenya lebih tinggi peluangnya, karena akan jadi kader PPP pasca keluar dari Gerindra,” tutur Efriza.

“Beda dengan Erick yang lebih memilih kader GP Anshor atau NU semata,” demikian dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya