Berita

Proses evakuasi tahap kedua KBRI Khartoum di kota Port Sudan pada Rabu, 26 April 2023/Ist

Politik

Tujuh WNA Ikut dalam Evakuasi Tahap Kedua KBRI Khartoum

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 01:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proses evakuasi tahap kedua yang dilakukan Kedutaan Besar RI di Khartoum, Sudan, tidak hanya berhasil membawa ratusan WNI melainkan juga beberapa warga negara asing di dalamnya.

Laporan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, terdapat tujuh WNA yang ikut serta dalam evakuasi tahap kedua bersama 328 WNI yang menempuh perjalanan darat menuju Kota Port Sudan dan telah tiba di sana pada Rabu (26/4).

"Selain WNI, evakuasi tahap kedua ini kita juga membawa 7 WNA, yaitu enam warga negara Australia dan satu warga negara Sudan," ujar Retno dalam sebuah pernyataan.


Retno menjelaskan bahwa evakuasi tahap kedua ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa dan pekerja migran Indonesia bersama keluarga, serta seorang tenaga profesional penerbangan.

Jika evakuasi tahap pertama dipimpin langsung oleh Dubes RI Khartoum, evakuasi yang kedua dikatakan Retno telah dipimpin oleh 4 staf KBRI.

Untuk jalur evakuasi yang ditempuh, Retno mengatakan masih sama dengan rute pertama.

"Mereka menggunakan 7 buah bus dan menempuh perjalanan yang sama dengan evakuasi tahap pertama yaitu dari Kota Khartoum melewati Atbara, kemudian kota Sawakin, dan kemudian ke Kota Port Sudan menuju Jeddah," paparnya.

Retno kemudian merinci bahwa total warga yang berhasil dievakuasi secara keseluruhan mencapai 897 orang.

Jumlah itu tidak termasuk 15 WNI yang melakukan evakuasi mandiri dan mereka yang sudah ada di Indonesia karena mudik atau menjalankan umrah ke Arab Saudi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya