Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule/RMOL

Publika

Rekonsiliasi Nasional Mewujudkan Kesejahteraan Umum

RABU, 26 APRIL 2023 | 14:20 WIB | OLEH: IWAN SUMULE

TUGAS sejarah kekuasaan, idealnya, ia menyejahterakan segenap bangsa. Seluruh rakyat. Setiap warga negara.

Ia menjadi sandaran atas tegaknya keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Ia menyatukan segenap warga dengan kesejahteraan bersama. Ia mempersempit jarak kesenjangan. Ia menghilangkan batas ketimpangan sosial. Ia menjadikan setiap warga tiba pada tujuan kesejahteraan umum. Ia memastikan kemajuan bersama.

Tujuan kekuasaan serupa ini bukan hal yang mudah, tentu saja. Kekuasaan yang serupa ini mensyaratkan kepemimpinan yang diniatkan pada tekad menyatukan tiap-tiap perbedaan.


Mempertemukan harapan bersama dan membuatnya tiba menjadi kenyataan. Kepemimpinan yang lurus dan meluruskan. Bukan lagi kepemimpinan yang alfa dan membelah bangsa.

Kepemimpinan yang dekat dan merekatkan. Bukan lagi kemimpinan yang berjarak dan pongah. Kepemimpinan yang memulihkan persatuan tanpa mengabaikan perbedaan.

Hari ini, kita mendapati kepemimpin itu pada sosok Prabowo Subianto yang dapat mempersatukan, menghindarkan bangsa ini dari keterbelahan dan akan membawa tiap-tiap kita, seluruh warga tiba pada tujuan kesejahteraan umum.

Kemarin dan hari ini, kita semua menjadi saksi sejarah bahwa keterbelahan itu nyata. Bangsa ini terperangkap dalam suasana saling berhadapan. Terlelap dalam perbedaan panjang, yang bisa berujung pada sikap menang-menangan, lalu kehilangan cara dan lupa pada tujuan bersama. Terbelah hingga pecah.

Pergantian kekuasaan yang kita jelang melalui proses demokrasi politik 2024 mendatang adalah momentum untuk seluruh rakyat republik ini dapat merasakan dan merayakan kesejahteraan, bahwa demokrasi ekonomi tak hanya terwujud dan sampai di dalam pagar istana atau rumah kaum berpunya, tetapi sejatinya demokrasi ekonomi dan kesejahteraan umum dapat diwujudkan dan sampai ke piring-piring rakyat, sehingga demokrasi politik dan ekonomi menjadi kemenangan Indonesia Raya.

Salam juang demokrasi.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM)

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya