Berita

Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung Adijono/Ist

Presisi

Biarkan Anak Berkelahi, AKBP Achiruddin Dicopot dan Ditahan

RABU, 26 APRIL 2023 | 14:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bidpropam Polda Sumut menahan AKBP Achiruddin Hasibuan di tempat khusus, pasca anaknya, Aditya Hasibuan, ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa.

Achiruddin terbukti melanggar Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Selain itu Achiruddin juga dinonjobkan dari jabatan semula, yakni Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.


Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Dudung Adijono, mengatakan, sanksi diberikan kepada Achiruddin karena membiarkan anaknya berkelahi dengan Ken Admiral, temannya, hingga babak belur.

"Yang bersangkutan (Achiruddin) terbukti melanggar kode etik, karena membiarkan anaknya melakukan penganiayaan terhadap korban," kata Dudung kepada wartawan, Selasa malam (25/4).

Setelah dicopot, Achiruddin ditempatkan di tempat khusus dalam rangka penyidikan.

"Karena terbukti lakukan pelanggaran kode etik, maka yang bersangkutan akan kami tahan di tempat khusus," kata Dudung.

Seperti diketahui, Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin, menganiaya temannya, Ken Admiral. Video penganiayaan viral di media sosial.

Tragisnya, dalam video yang beredar, korban dipukuli, ditendang hingga kepalanya berkali-kali dibenturkan ke aspal hingga berdarah.

Bukannya melerai, Achiruddin justru menyaksikan proses penganiayaan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya