Berita

Tokoh oposisi terkenal Venezuela, Juan Guaido/Net

Dunia

Kolombia Mengusir Tokoh Oposisi Terkenal Venezuela Menjelang KTT

SELASA, 25 APRIL 2023 | 15:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Kolombia memerintahkan tokoh oposisi terkenal Venezuela, Juan Guaido, yang memasuki negara itu secara ilegal, untuk segera meninggalkan Kolombia.

Pernyataan pengusiran tersebut dikeluarkan hanya beberapa jam setelah Guaido tiba di Bogota pada Senin (24/4) untuk menghadiri pertemuan.

Kolombia juga mengeluarkan larangan agar Guaido tidak membuat pernyataan publik apa pun tentang Venezuela selama ia berada di Kolombia.


Guaido meninggalkan Caracas pada hari Sabtu melalui jalur darat dan tiba pada Senin di wilayah Kolombia untuk menghadiri pertemuan puncak yang diselenggarakan oleh Presiden Kolombia Gustavo Petro di Bogota, yang berupaya mempromosikan pembicaraan antara pemerintah Venezuela dan oposisi.

Gustavo Petro tidak mengundang Guaido dalam acara tersebut. Juga tidak mengundang Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Konferensi tersebut diselenggarakan untuk menentukan kembali negosiasi antara pemerintah Venezuela dan oposisi yang dimulai di Mexico City pada 2021 tetapi menemui jalan buntu pada November.

Oposisi Venezuela, yang didukung oleh banyak negara termasuk Amerika Serikat, tidak mengakui pemilihan kembali Maduro tahun 2018 dalam pemungutan suara yang secara luas ditolak sebagai penipuan

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di akun Twitter-nya, Guaido mengatakan dia telah melintasi perbatasan ke Kolombia “dengan berjalan kaki” dan bermaksud bertemu dengan delegasi internasional pada pertemuan puncak hari Selasa itu.

Kementerian Luar Negeri Kolombia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Bogota tidak mengundang politisi tersebut ke pertemuan dan tidak mengharapkan kehadirannya.

Menteri Luar Negeri Kolombia Alvaro Leyva membenarkan bahwa Guaido memasuki negara itu dengan "cara yang tidak pantas" dan pemerintah memerintahkan agar Guaido segera meninggalkan Kolombia.

"Hanya negara yang diundang yang datang untuk ikut berpartisipasi dalam pertemuan KTT Venezuela," kata Kementerian, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Kolombia mengundang perwakilan dari beberapa negara di Eropa, Amerika Latin, dan Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan.

"Saya baru saja tiba di Kolombia, dengan cara yang sama seperti jutaan orang Venezuela sebelum saya, berjalan kaki," cuit Guaido.

"Saya berharap KTT dapat menjamin bahwa rezim Maduro akan kembali ke meja perundingan di Meksiko dan bahwa jadwal yang kredibel dapat disepakati untuk pemilihan umum yang bebas dan adil sebagai solusi untuk konflik, lanjutnya.

Guaido juga memposting video yang menunjukkan ia berada di dalam pesawat.

"Setelah 60 jam di jalan menuju Bogota, lolos dari penganiayaan kediktatoran, menentang rezim Maduro, mereka mengusir saya keluar dari Kolombia," katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya