Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Politik

GP Ansor Anggap Erick Thohir Ideal Dampingi Ganjar di Pilpres 2024

SENIN, 24 APRIL 2023 | 20:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia memiliki banyak sosok muda berpengalaman yang mampu membawa bangsa dalam menghadapi tantangan ke depan.

Sejumlah nama bahkan sudah disebut Presiden Joko Widodo pantas menjadi cawapres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Kita bersyukur bangsa ini melahirkan banyak pemimpin mumpuni dan berintegritas seperti Pak Erick Thohir, Pak Sandiaga, Pak Mahfud, Pak Ridwan Kamil. Saya optimistis pada Pilpres 2024 mereka tepat jika diberi amanah dari rakyat untuk menjawab tantangan bangsa ini ke depan," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas kepada wartawan, Senin (24/4).


Senada dengan Presiden Jokowi, Gus Yaqut menilai sosok Erick Thohir pantas mendampingi Ganjar Pranowo untuk bertarung di Pilpres 2024. Erick yang juga kader Banser, kata Gus Yaqut, punya rekam jejak yang bagus di pemerintahan.

"Potensi dan keunggulan inilah yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia di tengah tantangan saat ini. Saya meyakini jika beliau maju bersama Pak Ganjar, maka jadi pasangan yang ideal karena ada chemistry dan bisa saling melengkapi," jelas Gus Yaqut.

Menurut Gus Yaqut, ada banyak kelebihan yang dimiliki Erick Thohir, baik di level nasional maupun internasional. Selama menakhodai BUMN, Erick juga  banyak membuat terobosan berani, seperti holdingisasi perusahaan milik negara dan menutup BUMN yang terus membebani negara.

"Kita semua bisa merasakan BUMN-BUMN sekarang makin sehat. Cara kerja berani melakukan terobosan besar inilah yang dibutuhkan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi ke depan," sambungnya.

Selain Erick, Gus Yaqut yang juga Menteri Agama RI ini memandang sosok seperti Sandiaga hingga Ridwan Kamil bisa menjadi cawapres Ganjar. Mereka semua adalah sosok yang sudah terbukti mampu sebagai pemimpin.

"Seperti Pak Sandi juga ahli ekonomi dan taktis, demikian juga Pak Mahfud sosok pemimpin senior yang berani dan bersih," tutup Gus Yaqut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya